Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ad Code

Bupati Malinau Dorong Pembentukan Saka Pamong Praja

TAMPUSU – Bupati Malinau Yansen TP yang juga penggagas Satuan Karya (SAKA) Pamong Praja mendorong instansi dibawah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membentuk Saka Pamong Praja. Dorongan itu dilakukannya dengan memperkenalkan Saka Pamong Praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara (Sulut).

Harapannya Saka Pamong Praja lahir dari IPDN Kampus Sulut, karena menurutnya IPDN maupun para alumninya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dunia pemerintahan dan pembangunan bangsa, maka harus ada Saka di lingkungan Kemendagri, terutama di kampus-kampus IPDN. Sebab, di instansi lain seperti TNI, Polri dan kementerian-kementerian lain sudaha ada Saka.

“Ada Saka di berbagai instansi, tapi kok induknya (Kemendagri) gak punya. ini yang memotivasi kami sehingga bersama dengan beberapa orang mengagas Saka Pamog Praja di Malinau,” ungkapnya saat memberikan kuliah umum kepada para Praja IPDN Kampus Sulut di Ruang Rapat Utama IPDN Kampus Sulut, Selasa (5/3/2019).

Dirinya juga menceritakan awal penggagasan Saka Pamong Praja, yang anggotanya tidak sampai puluhan orang pada tahun 2008 dan sempat terhenti perkembangannya, saat dirinya pindah tugas dari Kabupaten Malinau ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang saat itu Provinsi Kalimantan Utara belum dimekarkan.

“Saat saya kembali lagi jadi Bupati Malinau, saya lanjutkan lagi dan bertambah banyak kami. Sekarang sudah 60 orang lebih. Dan bertambah lagi nanti dari Kampus IPDN Sulut ke Malinau, silakan,” ajaknya.

Dirinya berharap besar Saka Pamong Praja di IPDN Kampus Sulut dapat dihidupkan. Sebab, dari informasi yang digalinya melalui diskusi dengan petinggi IPDN baik saat dirinya ke Jatinangor maupun Makassar beberapa waktu lalu, dirinnya menilai di IPDN Kampus Sulut ada semangat untuk menjadi cikal bakal hadirnya Saka Pamong Praja di kampus. (KP)